JURNAL ECHINODERMATA PDF

Daerah posterior biasanya berbentuk lonjong sampai ke bagian caudal. Contoh: Molpadia, Paracaudina. Tubuh berbetuk cacing dan mempunyai permukaan halus atau berkutil. Podia atau kaki tabung tidak ada. Tentakel oral buah, sederhana, bertipe digtate atau pinnate Mempunyai retraktor pharyngeal Pada sistem pembuluh airnya tereduksi.

Author:Kazidal Mik
Country:Burundi
Language:English (Spanish)
Genre:Travel
Published (Last):3 July 2007
Pages:220
PDF File Size:3.72 Mb
ePub File Size:9.2 Mb
ISBN:659-9-25032-516-6
Downloads:57289
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kazirg



Daerah posterior biasanya berbentuk lonjong sampai ke bagian caudal. Contoh: Molpadia, Paracaudina. Tubuh berbetuk cacing dan mempunyai permukaan halus atau berkutil. Podia atau kaki tabung tidak ada. Tentakel oral buah, sederhana, bertipe digtate atau pinnate Mempunyai retraktor pharyngeal Pada sistem pembuluh airnya tereduksi. Contoh: Synapta, Chiridota.

Bintang laut biasanya hidup di pantai dan di dalam laut sampai kedalaman sekitar m. Sebagian hidup bebas, hanya gerakannya lamban cenderung berifat Bentos kecuali Crinoidea Golongan Asteroidea Bintang Laut ini tidak ada yang parasit.

Ada sekitar 5. Jumlahnya amat banyak, karena musuh hewan ini hanya sedikit. Ciri-ciri Asteria Tubuh berbentuk bintang, terdiri atas satu diskus sentralis dan lima radii. Memiliki dataran oral dan dataran aboral Skeleton terdiri atas lamina ossikula yang tersusun rapat. Lamina terletak di antara 2 lapisan jaringan pengikat di dalam dinding tubuh. Di antara ossikula terdapat srabut serabut otot, dan pori-pori yang disebut pori dermal.

Pada bagian aboral, pada ossikula berpangkal spina, di antara spina ada yang dapat digerakkan. Fisiologi Asteria Sistem pencernaan makanan mulut — kerongkongan lambung — ke cabang lengan — kantung pilorus — anus. Struktur Tubuh Bintang Laut Madreporit : merupakan lubang tempat masuknya air dari luar tubuh letaknya di sisi aboral , ini berbeda dengan Ophiuroidea yang berada di sisi oral Saluran batu : saluran penghubung antara madreporit dengan salurang cincin.

Saluran cincin : saluran yang melingkar yang bisa mengakses ke semua lengan Saluran radial : saluran yang berasal dari saluran cincin meluas ke seluruh lengan , saluran ini dari saluran cincin berpencar ke tentakel masing masing Saluran lateral : saluran yang berasal dari saluran radial yang mengalirkan air ke ampula Ampula : suatu wadah menyerupai balon yang elastis , ketika terisi air akan membentuk tonjolan seperti kaki yang menyerupai tabung disebut kaki tabung Kaki tabung : kaki yang terbentuk karena tekanan air di ampula sehingga kak bisa dipijakkan ke obyek sehingga bisa menggerakkan tubuhnya Sistem ambulakral ini berfungsi untuk bergerak, bernafas atau membuka mangsa.

Cara gerak Bintang Laut Pada hewan ini air laut masuk melalui lempeng dorsal yang berlubang-lubang kecil madreporit menuju ke pembuluh batu. Kemudian dilanjutkan ke saluran cincin yang mempunyai cabang ke lima tangannya atau disebut saluran radial selanjutnya ke saluran lateral. Pada setiap cabang terdapat deretan kaki tabung dan berpasangan dengan semacam gelembung berotot atau disebut juga ampula.

Dari saluran lateral, air masuk ke ampula. Saluran ini berkahir di ampula. Jika ampula berkontraksi, maka air tertekan dan masuk ke dalam kaki tabung. Akibatnya kaki tabung berubah menjulur panjang. Apabila hewan ini akan bergerak ke sebelah kanan, maka kaki tabung sebelah kanan akan memegang benda di bawahnya dan kaki lainnya akan bebas. Selanjutnya ampula mengembang kembali dan air akan bergerak berlawanan dengan arah masuk. Kaki tabung sebelah kanan yang memegang objek tadi akan menyeret tubuh hewan ini ke arahnya.

Begitulah cara hewan ini bergerak. Di samping itu hewan ini juga bergerak dalam air dengan menggunakan gerakan lengan-lengannya. Hewan ini mirip tumbuhan, karena bentuknya menyerupai bunga lili, tempat hidupnya mulai dari daerah di bawah pasang surut sampai ke laut dalam di atas Hewan yang paling umum dipelajari adalah Antedon tenella. Kulitnya tersusun dari zat kitin. Biasanya melekat pada dasar perairan. Jika lingkungan tidak memungkinkan, misalnya makanan habis atau keselamatannya terancam, ia akan pindah ke tempat lain yang sesuai dan aman.

Kelompok hewan ini juga sering disebut bintang bulu. Juga dikenal sebagai lili laut atau lilia laut yaitu hewan yang mempunyai lengan bercabang serta anus dan mulut berada di permukaan oral, kaki tabungnya tidak mempunyai saluran penghisap dan alur ambulakranya terbuka,tidak memiliki madreporit, duri ataupun pedicillariae Tumbuh pada pangkalnya dengan bantuan permukaan aboral, tubuhnya kecil seperti mangkuk disebut dengan calyx yang melekat pada dasar laut dengan bantuan akar cirri.

Dari calyx itu akan tersembul 5 lengan yang lentur, yang mempunyai bagian tentakel yang pendek, masing-masing mempunyai pinnulae yang banyak sekali sehingga seperti bulu burung yang terurai. Beberapa jenis lili laut memiliki stalk atau tangkai yang berasal dari daerah aboral dari calyx.

Alat ini tangkai sebagai alat melekat pada dasar laut, seolah-olah sebagai batang dengan akar. Sebagian besar dari mereka hidup di laut yang sedang jeluknya, beberapa jenis berupa hewan laut jeluk dan beberapa jenis lagi mendiami laut dangkal, antaranya di terumbu karang. Ciri-ciri Crinoidea Bentuk tubuh seperti tumbuhan tapi ada yang bertangkai dan ada yang tidak bertangkai. Crinoidea yang bertangkai adalah individu yang tidak dapat bergerak dan mulutnya terarah keatas.

Crinoidea yang tak bertangkai merupakan individu yang dapat bergerak bebas didalam laut. Tubuhnya menyerupai bunga lili atau bunga bakung dan bentuk seperti bulu burung.

Tidak mempunyai duri Kaki tabungnya kurang mempunyai suber alat hisap Sistem syaraf berbentuk cincin yang selanjutnya bercabang-cabang pada tiap lengan Kulitnya tersusun dari zat kitin. Ukurannya tidak lebih dari 40 cm panjangnya dan berwarna mencolok. Tubuhnya terdiri dari cakram sentral dengan lima lengan bermula dari cakram ini setiap lengan bercabang dua atau lebih.

Setiap cabang mempunyai ranting-ranting melintang yang disebut pinul pinnulae. Cabang-cabang ini membuat hewan berbulu-bulu. Cakram sentral bentuknya seperti mangkuk dengan mulut terletak di dasar di bawah. Fisiologi Crinoidea Sistem Pencernaan Makanan berupa plankton kecil atau detritus mikroskopis, yang dibawa oleh lengan atau ditangkap oleh tentakel, dilewatkan sepanjang alur ambulakral dengan bulu-getar yang bergerak-gerak, yang selanjutnya digiring oleh silia ke dalam mulut.

Memiliki Sebuah tangkai yang tumbuh dari cakram sering digunakan untuk melekatkan hewan pada substrat dasar, akibatnya mulut tetap di atas dan lengan-lengan seperti bulu menciptakan alat seperti jaring untuk menangkap dan mengangkut makanan ke mulut. Sistem Sirkulasi Sistem peredaran darah umumnya tereduksi dan sukar diamati. Terdiri dari pembuluh darah yang mengelilingi mulut dan dihubungkan dengan lima buah pembuluh radial ke setiap bagian lengan.

Sistem Ekskresi Bernafas dengan menggunakan paru-paru kulit, kaki tabung. Sisa metabolisme akan diangkut oleh sel-sel amoeboid ke dermal branchiae untuk selanjutnya dilepaskan ke luar tubuh Sistem Koordinasi Sistem saraf terdiri atas cincin saraf dan saraf radikal menuju ke bagian-bagian lengan. Sistem Reproduksi Jenis kelamin terpisah. Gonad biasannya terdapat dalam pinnula. Beberapa kelas Crinoidea, melepaskan telur dalam air, tapi beberapa menahan tetap pada pinnula sampai menetas. Larvanya disebut doliolaria.

Larva yang masih muda sekali masih mendapat makanan dari kuning telur, tapi belum mempunyai mulut. Setelah beberapa hari dapat hidup bebas dan menempel dengan akhir bagian anterior dan kemudian berbentuk cangkir, lalu tumbuhlah lengannya.

Beberapa Crinoidea menyimpan telurnya dalam tubuh. Ordo pada Crinoidea Lengan-lengan dilengkapi dengan dua baris lempeng-lempeng marginal yang mencolok. Lempeng oral adalah inframarginal dan lempeng aboral adalah supramarginal Pedikelaria bertipe gelembung atau sessile.

Podia atau kaki tabung tersusun dalam dua baris Kerangka mulut berkembang baik dan bertipe ad-ambulakral Contoh : Luidia, Astropecten, Archaster, dan Pentaceros. Pedikelaria jarang ada Podia terdapat dalam dua baris dilengkapi dengan pengisap Kerangka mulut bertipe ad-ambulakral Contoh : Aesterina, Echinaster, Hymenaster, Solaster Ordo Forcipulata Skeleton aboral kebanyakan reticulated dengan duri-duri mencolok Pedikelaria bertipe pedunkulata dengan sebuah keeping basal Podia tersusun dalam empat baris dan dilengkapi dengan penghisap Contoh : Brisingaster, Heliaster, Zoraster, dan Asterias 5.

Kelas Ophiuroidea Tubuh pipih dengan diskus sentral bersegi lima atau bulat. Permukaan oral dan aboral adalah jelas. Lengan-lengan biasanya lima, ramping, halus atau berduri.

Tidak memiliki lekuk ambulakral. Tidak memiliki anus dan intestine. Madreporit terdapat pada permukaan oral. Habitat Ophiuroidea adalah diantara batu-batu karang di dalam air laut. Sistem pernapasan menggunakan lima pasang kantong udara yang kecil dan terletak disekitar celah mulut.

Sistem pencernaan terdapat pada bola cakram. Fisiologi Ophiuroidea Sistem Pencernaan Pemakan bangkai, sisa-sisa hewan, dan kotoran hewan laut. Makanan masuk lewat mulut, tidak memiliki anus. Sistem Sirkulasi Terdiri dari pembuluh darah yang mengelilingi mulut dan dihubungkan dengan lima buah pembuluh radial ke setiap bagian lengan Sistem Ekskresi Ekskresi terjadi pada kantung yang disebut bursae. Sistem Koordinasi Terdiri atas cincin saraf utama yang bekerja di sekitar cakram utama. Tidak memiliki mata dan sejenisnya.

Memiliki kemampuan untuk merasakan cahaya memalui reseptor pada epidermis. Ordo pada Ophiuroidea Lengan-lengan sederhana, kebanyakan berjumlah lima.

Ossikula lengan bersendi dengan lubang dan tonjolan. Diskus dan lengan biasanya ditutup oleh sisik-sisik atau perisai-perisai yang nyata. Duri-duri pada lengan menuju lateral dan dilanjutkan keluar atau ke atas dari ujung-ujung lengan, tidak ke bawah. Madreporit tunggal. Contoh: Ophioderma, Ophioscolex, Ophiolepie, dan Ordo Euryalae Lengan-lengan sederhana atau bercabang, panjan dan fleksibel, mampu membelit sekeliling benda dan menggulungnya.

Diskus dan lengan tanpa perisai atau kurang berkembang. Duri diteruskan ke bawah, selalu membentuk kait atau kumpulan berduri. Satu madreporit dalam inter-radius.

DR VERGHESE KURIEN PDF

JURNAL ECHINODERMATA PDF

Many asteroids are keystone species. Sea urchins , if not controlled by predators, may overgraze their habitat. Barnes, ; Brusca and Brusca, Ecosystem Impact keystone species Economic Importance for Humans: Positive Research on echinoderms has contributed to the overall knowledge of animal fertilization and development. Many echinoderms are easy to culture and maintain in a lab setting, and produce a large amount of eggs. Sea urchin eggs are also edible and often served in sushi bars. It occurs on the coasts of Ecuador, Galapagos, Mexico and Peru. Atlantic Ocean the body of water between Africa, Europe, the southern ocean above 60 degrees south latitude , and the western hemisphere.

BREITFELD & SCHLIEKERT PDF

Jurnal Doc : jurnal echinodermata

Oleh cinta jurnal Diposting pada 13 Agustus …Kumpulan Jurnal Pemasaran Internasional Gratis Apakah pada saat penelitian sebelumnya Anda sebagai mahasiswa pemasaran membutuhkan sebuah jurnal pemasaran internasional? Karena nantinya penelitian Anda akan dipublikasikan dan pada saat Anda mempublikasikan sebuah penelitian yang dibuat dengan… Oleh cinta jurnal Diposting pada 14 Agustus …Kenali Pengertian Jurnal Ilmiah Dan Contohnya Jika anda mencari pengertian jurnal ilmiah dan contohnya dalam bentuk serta struktur yang tepat, maka artikel ini adalah solusi tepat yang wajib untuk… Oleh cinta jurnal Diposting pada 13 Agustus …Kumpulan Jurnal Manajemen Pemasaran Gratis Apakah Anda kini sedang menjalankan tugas akhir untuk menyelesaikan studi Anda dalam bidang manajemen pemasaran? Jika demikian maka tentunya Anda sedang membutuhkan sebuah… Oleh cinta jurnal Diposting pada 13 Agustus …Contoh Kumpulan Jurnal Psikologi Internasional Gratis Dalam menempuh pendidikan Anda akan banyak mengalami cobaan karena biasanya semakin tinggi pendidikan yang akan Anda tuntut maka akan semakin banyak pula beban… Oleh cinta jurnal Diposting pada 18 Agustus …Tata Cara Penulisan Jurnal Ilmiah Dengan Tepat Bagaimana sih contoh penulisan jurnal ilmiah pdf yang tepat dan benar? Sebelum menjawab hal tersebut, penulis akan jelaskan terlebih dahulu apa itu… 1.

DS7400XI BOSCH PDF

Echinodermata : Pengertian, Ciri, Dan Klasifikasi Beserta Peranannya Secara Lengkap

See Article History Alternative Title: Echinodermata Examine a variety of echinoderm species such as starfish, basket star, sand dollar, and sea cucumberEchinoderms exhibit a variety of body plans. The starfishes are also called sea stars. Although they commonly have five arms, some can have many more. Basket stars have branched and coiling arms. Many brittle stars are quick and agile in comparison to most other echinoderms, especially the almost immobile sand dollar.

Related Articles